aku memilih mundur. bukan karena setuju dengan pendapat mereka. bukan! emang benar, jurusan itu terlalu "wah" untuk ukuranku. terlalu cerdas, 'keras', dan jauh di atas. lewat media kecil itu saja, yang ada setiap bulan, sudah mampu membuat ku gemetar, goyah, meragu.bagaimana nanti saat kudapati yang lebih nyata?? ga siap mempertaruhkan masa depanku.
yakinkah aku??
yang dua lagi bukan sesuatu yang lebih kuinginkan. jadi harus kemana aku??
lebih baik ku ikuti potensi. mengerjakan sesuatu yang didasari dengan hati, bukan tuntutan situasi pasti lebih menyenangkan. lantas adakah sesuatu yang baru yang bakalan ku peroleh?? jauh-jauh menimba ilmu hanya untuk memperdalam potensi, bukan mencari sesuatu yang baru, terlalu...
tapi. mengapa mereka kata jurusan ini terlalu mudah?? bahkan ada konsep yang tak kasat mata 'dia ada di urutan ketiga', yang paling bawah. kata mereka terlalu jauh untuk seorang yang menurut mereka penuh kritik, analisis, dan....
ehmm...entah?!
yakinkah aku??
yang dua lagi bukan sesuatu yang lebih kuinginkan. jadi harus kemana aku??
lebih baik ku ikuti potensi. mengerjakan sesuatu yang didasari dengan hati, bukan tuntutan situasi pasti lebih menyenangkan. lantas adakah sesuatu yang baru yang bakalan ku peroleh?? jauh-jauh menimba ilmu hanya untuk memperdalam potensi, bukan mencari sesuatu yang baru, terlalu...
tapi. mengapa mereka kata jurusan ini terlalu mudah?? bahkan ada konsep yang tak kasat mata 'dia ada di urutan ketiga', yang paling bawah. kata mereka terlalu jauh untuk seorang yang menurut mereka penuh kritik, analisis, dan....
ehmm...entah?!